Materi psikoedukasi, worksheet CBT untuk klien, draft dokumentasi sesi, panduan wawancara asesmen, sampai administrasi praktik — 100 fitur yang meringankan beban kerja Anda, bukan menggantikan penilaian klinis Anda.
AI Psikolog dibuat sebagai alat bantu kerja bagi profesional yang sudah punya kompetensi klinis — bukan untuk menggantikan peran Anda, dan bukan untuk dipakai orang awam menangani dirinya sendiri.
Percepat penyusunan worksheet, materi psikoedukasi, draft catatan sesi, dan treatment plan — sementara seluruh penilaian klinis tetap di tangan Anda.
Siapkan materi sesi, lembar kerja klien, dan panduan psikoedukasi yang siap dipakai — dalam bahasa dan konteks budaya Indonesia.
Susun materi bimbingan klasikal, program layanan, dan lembar kerja siswa untuk isu remaja — dari regulasi emosi sampai perundungan.
Rancang program wellbeing karyawan, materi workshop, panduan wawancara, dan konten edukasi kesehatan mental di tempat kerja.
Bantu memahami format laporan, struktur asesmen, dan penyusunan rencana intervensi — sebagai alat belajar di bawah supervisi.
Rapikan administrasi praktik, template informed consent, alur layanan, dan konten edukasi publik yang etis dan tidak berlebihan.
AI Psikolog dikonfigurasi untuk memahami terminologi psikologi, pendekatan terapi utama (CBT, ACT, DBT, humanistik), dan konteks praktik di Indonesia. Semua output adalah draft kerja yang wajib Anda review — bukan produk akhir, dan bukan keputusan klinis.
Menyusun kerangka pertanyaan wawancara awal yang terstruktur — keluhan utama, riwayat, dan konteks hidup klien.
Kerangka penggalian riwayat perkembangan, keluarga, pendidikan, pekerjaan, dan relasi sosial klien.
Kerangka pencatatan observasi: penampilan, afek, cara bicara, kontak mata, dan perilaku selama sesi.
Struktur MSE lengkap sebagai panduan pencatatan — kesadaran, orientasi, mood, afek, proses pikir, insight.
Kerangka wawancara terpisah untuk anak dan orang tua, dengan bahasa yang sesuai usia perkembangan.
Kerangka asesmen relasi: pola komunikasi, konflik, harapan, dan riwayat hubungan pasangan.
Daftar persiapan sebelum sesi: instrumen, ruang, informed consent, dan dokumen pendukung.
Struktur menyusun konseptualisasi kasus: faktor predisposisi, presipitasi, perpetuasi, dan protektif.
Panduan formulasi kasus dengan model 5P — presenting, predisposing, precipitating, perpetuating, protective.
Kerangka laporan psikologis: identitas, keluhan, hasil observasi, hasil pemeriksaan, kesimpulan, rekomendasi.
Kerangka menyampaikan hasil asesmen dengan bahasa yang dipahami klien, empatik, dan tidak melabeli.
Kerangka surat rujukan ke psikiater, dokter, atau profesi lain, beserta pertimbangan kapan merujuk.
Merapikan poin-poin sesi Anda menjadi catatan format SOAP: Subjective, Objective, Assessment, Plan.
Format alternatif Data, Assessment, Plan — untuk catatan sesi yang lebih ringkas dan naratif.
Format Behavior, Intervention, Response, Plan — cocok untuk mencatat respons klien terhadap intervensi.
Merangkum perkembangan klien lintas sesi — perubahan, hambatan, dan pencapaian tujuan terapi.
Kerangka laporan penutupan layanan: ringkasan proses, hasil, dan rekomendasi lanjutan untuk klien.
Kerangka surat keterangan yang etis — menyebut fakta layanan tanpa mengungkap isi sesi yang tidak perlu.
Kerangka persetujuan layanan: ruang lingkup, kerahasiaan, batasannya, biaya, dan hak klien.
Kerangka persetujuan yang melibatkan orang tua/wali beserta assent dari anak sesuai usianya.
Daftar dokumen yang harus ada di berkas klien agar praktik Anda tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Prinsip penyimpanan rekam psikologis yang aman: akses terbatas, enkripsi, masa simpan, dan pemusnahan.
Kerangka catatan supervisi: kasus yang dibahas, masukan supervisor, dan rencana tindak lanjut.
Prinsip menulis catatan klinis yang faktual, tidak menghakimi, dan aman bila sewaktu-waktu diperiksa.
Materi menjelaskan kecemasan ke klien: mekanisme, gejala fisik, siklus penghindaran, dan hal yang membantu.
Materi tentang depresi dengan bahasa yang tidak menakuti, termasuk siklus mood-perilaku dan aktivasi perilaku.
Materi tentang respons stres, tanda burnout, dan strategi pemulihan yang realistis untuk klien bekerja.
Materi psikoedukasi trauma yang menormalisasi respons — disampaikan dengan hati-hati dan tidak memicu.
Materi mengenali, menamai, dan mengelola emosi — dasar untuk hampir semua proses terapi.
Menjelaskan hubungan pikiran-perasaan-perilaku serta jenis-jenis distorsi kognitif dengan contoh sehari-hari.
Materi tentang tidur sehat, faktor yang mengganggu, dan kebiasaan yang bisa diperbaiki klien.
Materi untuk remaja dan orang tuanya — perubahan masa remaja, tekanan sosial, dan cara mencari bantuan.
Materi membantu keluarga memahami kondisi klien dan berperan mendukung tanpa mengambil alih.
Materi tentang menetapkan batasan dalam relasi — kerja, keluarga, pertemanan, dan pasangan.
Materi tentang proses berduka yang beragam, menormalisasi, tanpa memaksakan tahapan yang kaku.
Materi pengasuhan berbasis bukti untuk orang tua klien anak — disiplin positif dan komunikasi.
Menyederhanakan materi psikoedukasi sesuai tingkat pendidikan, usia, dan latar budaya klien.
Merapikan materi menjadi handout satu halaman yang bisa dibawa pulang klien setelah sesi.
Lembar kerja pencatatan pikiran otomatis: situasi, pikiran, emosi, bukti pendukung, dan pikiran alternatif.
Lembar kerja menantang pikiran tidak membantu dan menyusun pikiran yang lebih seimbang.
Lembar penjadwalan aktivitas bermakna dan menyenangkan beserta pencatatan mood sebelum-sesudah.
Lembar menyusun tangga paparan bertahap dari situasi paling ringan sampai paling menantang.
Lembar klarifikasi nilai hidup klien dan seberapa selaras perilaku sehari-harinya dengan nilai tersebut.
Lembar latihan mengambil jarak dari pikiran — melihat pikiran sebagai pikiran, bukan kenyataan.
Lembar keterampilan bertahan di momen sulit tanpa memperburuk keadaan — TIPP, ACCEPTS, self-soothe.
Lembar latihan menyampaikan kebutuhan dan menolak permintaan dengan tetap menjaga relasi.
Lembar latihan grounding 5-4-3-2-1, pernapasan, dan kesadaran tubuh untuk menurunkan aktivasi.
Lembar memecah masalah: definisi, alternatif solusi, konsekuensi, pilihan, dan evaluasi hasil.
Lembar pencatatan emosi harian beserta pemicu, intensitas, dan respons yang dilakukan klien.
Lembar latihan berbicara pada diri sendiri dengan cara yang lebih welas asih dan tidak menghukum.
Lembar kerja untuk anak dengan bahasa sederhana dan aktivitas menggambar/mewarnai emosi.
Menyusun tugas rumah yang realistis, jelas, dan mudah dievaluasi bersama di sesi berikutnya.
Struktur rencana intervensi: tujuan jangka pendek-panjang, pendekatan, indikator, dan estimasi durasi.
Merumuskan tujuan terapi yang spesifik, terukur, realistis, dan disepakati bersama klien.
Kerangka sesi perdana: rapport, informed consent, eksplorasi keluhan, dan penetapan harapan.
Kerangka sesi rutin: review homework, agenda, intervensi inti, ringkasan, dan tugas berikutnya.
Kerangka sesi penutup: review perjalanan, konsolidasi keterampilan, dan rencana pencegahan kekambuhan.
Menyusun relapse prevention plan: tanda peringatan dini, strategi, dan siapa yang bisa dihubungi.
Rangkuman prinsip, teknik inti, dan indikasi pendekatan CBT sebagai referensi cepat praktisi.
Rangkuman enam proses inti ACT dan teknik yang umum dipakai dalam sesi.
Rangkuman prinsip person-centered: empati, penerimaan tanpa syarat, dan kongruensi.
Rangkuman teknik SFBT: miracle question, scaling, exception finding, dan orientasi solusi.
Rangkuman prinsip MI untuk klien ambivalen — OARS, change talk, dan menghindari konfrontasi.
Kerangka memahami dan merespons resistensi sebagai informasi, bukan penghalang.
Adaptasi materi dan aktivitas terapi untuk anak — bahasa sederhana, permainan, dan media visual.
Adaptasi materi untuk remaja — bahasa yang tidak menggurui, isu identitas, relasi, dan tekanan akademik.
Adaptasi untuk lansia — isu kehilangan, kesepian, penurunan fungsi, dan makna hidup.
Materi dan lembar kerja untuk sesi pasangan: komunikasi, konflik, ekspektasi, dan kelekatan.
Kerangka sesi keluarga: peran, batasan, pola komunikasi, dan dinamika antar-anggota.
Kerangka eksplorasi minat, nilai kerja, kekuatan, dan pengambilan keputusan karier klien.
Materi untuk kesulitan belajar, prokrastinasi, kecemasan ujian, dan manajemen waktu siswa.
Materi wellbeing karyawan: beban kerja, batasan, relasi kerja, dan pencegahan burnout.
Materi bimbingan klasikal siap pakai untuk konselor sekolah dengan topik sesuai jenjang.
Panduan mempertimbangkan nilai keluarga, agama, dan budaya klien Indonesia dalam proses terapi.
Kerangka menjalankan sesi online: setting, kerahasiaan, kontrak, dan protokol bila koneksi terputus.
Kerangka merancang sesi kelompok: aturan main, struktur pertemuan, dan pengelolaan dinamika.
Menyusun alur dari pendaftaran, screening awal, penjadwalan, sesi, sampai terminasi layanan.
Formulir data klien yang lengkap namun tetap menghormati privasi dan hanya menanyakan yang perlu.
Format penjadwalan sesi dan pesan pengingat yang profesional serta menjaga kerahasiaan klien.
Menyusun kebijakan cancellation/no-show yang jelas, adil, dan dikomunikasikan sejak awal.
Kerangka menyusun tarif layanan yang transparan, termasuk opsi sliding scale bila diperlukan.
Format rekap jumlah sesi, klien aktif, dan pendapatan untuk evaluasi praktik Anda.
Kerangka kerja sama dengan sekolah, perusahaan, atau klinik — ruang lingkup, tarif, dan kerahasiaan.
Prinsip praktis menjaga kerahasiaan klien: dokumen fisik, digital, komunikasi, dan pihak ketiga.
Kerangka menjelaskan ke klien kapan kerahasiaan dapat dibatasi — risiko bahaya dan kewajiban hukum.
Kerangka berpikir menghadapi dilema etik: dual relationship, konflik kepentingan, dan batas peran.
Daftar tanda kelelahan empati serta strategi menjaga kesehatan mental Anda sendiri sebagai praktisi.
Kerangka menyiapkan bahan supervisi: kasus, pertanyaan, dan kebuntuan yang ingin didiskusikan.
Caption edukasi kesehatan mental yang akurat, tidak sensasional, dan tidak mendiagnosa dari jarak jauh.
Naskah Reels/TikTok edukatif dengan bahasa awam namun tetap bertanggung jawab secara ilmiah.
Artikel panjang untuk website praktik — membangun kredibilitas Anda sebagai rujukan yang terpercaya.
Rencana konten sebulan yang seimbang antara edukasi, kesadaran isu, dan informasi layanan.
Prinsip mempromosikan praktik tanpa menjanjikan kesembuhan, menakuti, atau mengeksploitasi kerentanan.
Kerangka materi seminar kesehatan mental untuk sekolah, perusahaan, atau komunitas.
Rancangan workshop dengan aktivitas, diskusi, dan lembar kerja peserta yang aplikatif.
Modul pelatihan untuk perusahaan: mental health awareness, dukungan rekan kerja, dan rujukan.
Menyusun bio profesional untuk website, direktori, dan media sosial yang jujur dan tidak berlebihan.
Merangkum artikel ilmiah menjadi poin-poin praktis yang bisa diterapkan dalam praktik Anda.
Kerangka presentasi kasus untuk forum ilmiah atau peer review — dengan data yang sudah dianonimkan.
Menyusun peta pengembangan diri: pelatihan, sertifikasi, spesialisasi, dan target belajar tahunan.
Setiap pembelian AI Psikolog langsung mendapat paket dokumen kerja siap pakai — SOP layanan, panduan teknik konseling, dan referensi profesi. Semuanya termasuk dalam harga.
Kumpulan referensi alat tes psikologi beserta fungsi dan konteks penggunaannya.
Referensi skala pengukuran psikologis yang umum digunakan dalam praktik dan penelitian.
Alat bantu pemetaan untuk membantu psikolog berlisensi menyusun konseptualisasi kasus.
Kumpulan teknik konseling inti yang bisa langsung diterapkan dalam sesi Anda.
Panduan komprehensif berbagai pendekatan konseling dan terapi beserta penerapannya.
Teori dan teknik bimbingan konseling khusus untuk konselor sekolah dan guru BK.
Standar prosedur layanan psikologi dan konseling untuk praktik yang tertib.
Prosedur baku layanan psikologi klinis dari intake hingga terminasi.
Alur dan standar layanan konsultasi psikologi yang profesional dan konsisten.
Prosedur layanan konseling pranikah — struktur sesi dan area yang perlu digali.
Standar prosedur layanan hipnoterapi bagi praktisi yang memiliki kompetensi terkait.
Riwayat hidup dan pemikiran tokoh-tokoh yang membentuk ilmu psikologi modern.
Kajian perundungan berdasarkan teori perilaku — berguna untuk konselor sekolah.
Video panduan yang bisa Anda tonton kapan saja untuk memaksimalkan penggunaan AI Psikolog dalam pekerjaan sehari-hari.
Tidak bisa memutar video? Buka di YouTube →
Kami lebih memilih Anda tahu batasannya sejak awal daripada kecewa setelah membeli. AI Psikolog adalah alat bantu administratif dan penyusunan materi — kompetensi, tanggung jawab, dan keputusan klinis tetap sepenuhnya milik Anda sebagai profesional berlisensi.
AI ini tidak mendiagnosa dan tidak boleh dijadikan dasar diagnosa. Penegakan diagnosa adalah kewenangan psikolog atau psikiater berlisensi berdasarkan pemeriksaan langsung.
Tidak ada output AI yang dapat menggantikan relasi terapeutik, penilaian klinis, dan kehadiran manusia dalam proses terapi.
AI ini tidak dirancang untuk situasi krisis, risiko bunuh diri, atau kondisi darurat. Situasi tersebut membutuhkan penanganan manusia secara langsung dan segera.
Jangan memasukkan nama, identitas, atau data yang dapat mengidentifikasi klien. Gunakan inisial atau data yang sudah dianonimkan demi menjaga kerahasiaan.
Menyusun draft, worksheet, materi, dan dokumen kerja — yang kemudian Anda review, koreksi, dan sesuaikan dengan konteks klinis klien Anda.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal berada dalam krisis atau berisiko menyakiti diri, hubungi layanan darurat 119 ext. 8 (SEJIWA) atau segera datangi fasilitas kesehatan terdekat. Jangan mengandalkan AI apapun dalam situasi darurat.
Bayar sekali Rp 187.000 — akses seumur hidup untuk seluruh 100 fitur tanpa biaya tambahan.
Instruksi aktivasi dikirim ke WhatsApp/email dalam hitungan menit. Tanpa instalasi apapun.
Minta worksheet, materi psikoedukasi, draft catatan, atau template administrasi sesuai kebutuhan.
Anda review, koreksi, dan sesuaikan dengan konteks klinis klien. Keputusan akhir tetap di tangan Anda.
Sebagian bukti pembayaran nyata dari psikolog, konselor, dan praktisi yang sudah bergabung.
Biarkan pekerjaan penyusunan materi dan dokumen berjalan lebih cepat — supaya energi Anda tersisa untuk hal yang tidak bisa digantikan siapapun: kehadiran Anda bersama klien.